Relativitas Sains

Relativitas Sains

sains

          Kebenaran yang ditemukan manusia pada suatu saat mungkin akan disangkal atau diubah dengan kebenaran yang baru. Teori yang tidak cocok lagi dengan hasil-hasil pengamatan baru, diganti dengan teori yang lebih memenuhi keperluan para ilmuwan. Misalnya, teori geosentris dalam tata surya pada abad pertengahan diganti oleh teori heliosentris. Demikian juga dalam kimia. Teori flogiston yang memberikan keterangan yang berbeda dengan teori oksidasi jatuh dan ditinggalkan oleh orang yang berkecimpung dalam ilmu kimia. Untuk sinar dalam fisika, teori partikel dan teori gelombang masih dapat berjalan bersama. Teori generatio spontanae untuk makhluk hidup yang saat ini dalam Biologi diganti oleh teori Omne vivo ex ovo, omne ovo ex vivo.

 

          Para ilmuwan menyadari bahwa kebenaran yang ditemukan manusia tidak pernah merupakan kebenaran mutlak. para ilmuwan sebagai pencari kebenaran tidak mengharapkan kepastian terakhir. Perubahan merupakan sifat yang dominan dalam alam semesta ini. Setiap penemuan akan disusul dengan satu batas tembok masalah ketidaktahuan baru. Bila tembok itu dapat diatasi, para ilmuwan akan menemukan tembok ketidaktahuan yang baru yang lebih tinggi lagi, dan seterusnya. Pencarian kebenaran akan berlanjut, tidak akan berakhir dan tidak ada masalah yang dapat diselesaikan secara tuntas. Oleh karena itu, tindakan yang paling baik adalah mendapatkan kesimpulan sementara yang bersifat tentatif yang didasarkan pada semua data yang ada.

 

          Demikianlah kebenaran dalam sains, tidak pernah mutlak dan tidak pernah lengkap. Terbuka kesempatan yang lebar bagi para ilmuwan untuk mengungkap dan melengkapi kebenaran yang lain dalam semua cabang ilmu sains. Menuliskan sejarah sebagai ilmuwan penemu dan menjadi kebanggaan bangsa.

 

          Sebagai manusia, para ilmuwan tetap bersikap rendah diri, karena mereka yakin masih sedikit yang mereka ketahui. Pada suatu hari, Dr. Walter Stewart, seorang ekonom, berdiri di muka pintu Auditorium di Princeton University mengamati sekelompok mahasiswa Fakultas Sains dan Matematika yang keluar dari seminar. Mereka itu riuh, aktif, cerdas, dan cekatan. Ia menghentikan mahasiswa yang berjalan tergesa-gesa dan bertanya Bagaimana seminarnya? Mereka menjawab Hebat, segala sesuatu yang kami ketahui minggu lalu tentang sains tidak benar lagi saat ini.

 

Rujukan :

Jasin, Maskoeri. (2008). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta : PT RajaGrafindo Persada.

She's Coded

Posting Komentar

Feel free to leave comments below

Lebih baru Lebih lama