Pengertian Secure Protocol Dalam Keamanan System

Pengertian Secure Protocol Dalam Keamanan System



1.      Jelaskan pengertian Secure Protokol dalam keamanan system! Berikan contohnya!
Secure protocol adalah sebuah protokol yang melakukan pengamanan fungsi yang terkait dan berlaku kriptografi metode.
Sebuah protocol yang  menggambarkan bagaimana algoritma harus digunakan. Sebuah protokol yang cukup rinci mencakup rincian tentang struktur data dan representasi, dimana titik itu dapat digunakan untuk mengimplementasikan beberapa versi interoperable dari sebuah program.
Protokol kriptografi banyak digunakan untuk aplikasi tingkat aman transportasi data. Sebuah protocol kriptografi biasanya menggabungkan setidaknya beberapa aspek:
Ø  Kunci kesepakatan atau pendirian
Ø  Entitas otentikasi
Ø  Symmetric enkripsi dan otentikasi pesan bahan konstruksi
Ø  Jaminan aplikasi data tingkat transportasi
Ø  Non-repudiation metode
Misalnya, Transport Layer Security (TLS) adalah protocol kriptografi yang digunakan untuk mengamankan web ( HTTP ) koneksi. Ini memiliki mekanisme otentikasi entitas, berdasarkan system X.509, fase key setup, dimana enkripsi simetris kunci dibentuk dengan menggunakan kriptografi kunci publik, dan aplikasi tingkat data fungsi transportasi. Ketiga aspek memiliki interkoneksi penting.

2.      Apa yang dimaksud dengan Kerberos? Berikan contoh implementasinya!

Kerberos merupakan layanan autentikasi yang dikembangkan oleh MIT (Massachusetts Institute of Technology) Amerika Serikat, dengan bantuan dari Proyek Athena. Tujuannya adalah untuk memungkinkan pengguna (user) dan layanan (service) untuk saling mengautentikasi satu dengan yang lainnya. Dengan kata lain, saling menunjukkan identitasnya.

Tentu saja ada banyak cara untuk menunjukkan identitas pengguna kepada layanan tersebut. Salah satu cara yang paling umum adalah dengan penggunaan password. Seseorang “log in” ke dalam server dengan mengetikkan username dan password, yang idealnya hanya diketahui oleh pengguna dan server tersebut. Server tersebut kemudian diyakinkan bahwa orang yang sedang berusaha mengaksesnya adalah benar-benar pengguna. Namun, penggunaan password ini memiliki banyak kelemahan. Misalnya seseorang memilih password yang mudah ditebak oleh orang lain dalam beberapa kali usaha percobaan. Dalam hal ini dikatakan bahwa password tersebut lemah. Masalah lainnya timbul ketika password ini akan dikirimkan melalui jaringan: Password tersebut harus melalui jaringan tanpa dienkripsi. Dengan kata lain, jika ada orang lain yang “mendengarkan” jaringan tersebut dapat mencegat password itu dan mendapatkannya kemudian menggunakannya untuk masuk sebagai pengguna.

 Inovasi utama dalam Kerberos adalah gagasan bahwa password tersebut dapat dilihat sebagai suatu  shared secret, sesuatu rahasia yang hanya pengguna dan server yang mengetahuinya. Menunjukkan identitas dilakukan tanpa pengguna harus membuka rahasia tersebut. Ada suatu cara untuk membuktikan bahwa kita mengetahui rahasia tersebut tanpa mengirimnya ke jaringan.

Beberapa contoh service jaringan yang umumnya memerlukan otentikasi, antara lain:
Ø  Printing : umumnya penggunaan printer pada sebuah jaringan hanya diperuntukkan bagi anggota kelompok tertentu saja. Bahkan, user yang melakukan printing dapat dikenakan biaya (misalkan pada printer di warnet) atau user dibatasi jumlah halaman yang mau dicetak.
Ø  Remote File Access : hanya user sebenarnya yang berhak mengakses atau memodifikasi file-file yang tersimpan di jaringan.
Ø  Remote Login ( rlogin) : hal ini berkenaan dengan akses user ke jaringan dari workstation di tempat lain.
Ø  Window System :untuk user tertentu tampilan windows dibatasi.
Ø  Mail : diinginkan hanya pemilik e-mail address saja yang dapat mengambil e-mail di POP3.

3.      Jelaskan pengertian IP Security!
IPSec (singkatan dari IP Security) adalah sebuah protokol yang digunakan untuk mengamankan transmisi datagram dalam sebuah internetwork berbasis TCP/IP. IPSec mendefiniskan beberapa standar untuk melakukan enkripsi data dan juga integritas data pada lapisan kedua dalam DARPA Reference Model (internetwork layer). IPSec melakukan enkripsi terhadap data pada lapisan yang sama dengan protokol IP dan menggunakan teknik tunneling untuk mengirimkan informasi melalui jaringan Internet atau dalam jaringan Intranet secara aman. IPSec didefinisikan oleh badan Internet Engineering Task Force (IETF) dan diimplementasikan di dalam banyak sistem operasi. Windows 2000 adalah sistem operasi pertama dari Microsoft yang mendukung IPSec.
IPSec diimplementasikan pada lapisan transport dalam OSI Reference Model untuk melindungi protokol IP dan protokol-protokol yang lebih tinggi dengan menggunakan beberapa kebijakan keamanan yang dapat dikonfigurasikan untuk memenuhi kebutuhan keamanan pengguna, atau jaringan. IPSec umumnya diletakkan sebagai sebuah lapsian tambahan di dalam stack protokol TCP/IP dan diatur oleh setiap kebijakan keamanan yang diinstalasikan dalam setiap mesin komputer dan dengan sebuah skema enkripsi yang dapat dinegosiasikan antara pengirim dan penerima. Kebijakan-kebijakan keamanan tersebut berisi kumpulan filter yang diasosiasikan dengan kelakuan tertentu. Ketika sebuah alamat IP, nomor port TCP dan UDP atau protokol dari sebuah paket datagram IP cocok dengan filter tertentu, maka kelakukan yang dikaitkan dengannya akan diaplikasikan terhadap paket IP tersebut.
Dalam sistem operasi Windows 2000, Windows XP, dan Windows Server 2003, kebijakan keamanan tersebut dibuat dan ditetapkan pada level domain Active Directory atau pada host individual dengan menggunakan snap-in IPSec Management dalam Microsoft Management Console (MMC). Kebijakan IPSec tersebut, berisi beberapa peraturan yang menentukan kebutuhan keamanan untuk beberapa bentuk komunikasi. Peraturan-peraturan tersebut digunakan ntuk memulai dan mengontrol komunikasi yang aman berdasarkan sifat lalu lintas IP, sumber lalu lintas tersebut dan tujuannya. Peraturan-peraturan tersebut dapat menentukan metode-metode autentikasi dan negosiasi, atribut proses tunneling, dan jenis koneksi.
Untuk membuat sebuah sesi komunikasi yang aman antara dua komputer dengan menggunakan IPSec, maka dibutuhkan sebuah framework protokol yang disebut dengan ISAKMP/Oakley. Framework tersebut mencakup beberapa algoritma kriptografi yang telah ditentukan sebelumnya, dan juga dapat diperluas dengan menambahkan beberapa sistem kriptografi tambahan yang dibuat oleh pihak ketiga. Selama proses negosiasi dilakukan, persetujuan akan tercapai dengan metode autentikasi dan kemanan yang akan digunakan, dan protokol pun akan membuat sebuah kunci yang dapat digunakan bersama (shared key) yang nantinya digunakan sebagi kunci enkripsi data. IPSec mendukung dua buah sesi komunikasi keamanan, yakni sebagai berikut:
·         protokol Authentication Header (AH): menawarkan autentikasi pengguna dan perlindungan dari beberapa serangan (umumnya serangan man in the middle), dan juga menyediakan fungsi autentikasi terhadap data serta integritas terhadap data. Protokol ini mengizinkan penerima untuk merasa yakin bahwa identitas si pengirim adalah benar adanya, dan data pun tidak dimodifikasi selama transmisi. Namun demikian, protokol AH tidak menawarkan fungsi enkripsi terhadap data yang ditransmisikannya. Informasi AH dimasukkan ke dalam header paket IP yang dikirimkan dan dapat digunakan secara sendirian atau bersamaan dengan protokol Encapsulating Security Payload.
·         protokol Encapsulating Security Payload (ESP): Protokol ini melakukan enkapsulasi serta enkripsi terhadap data pengguna untuk meningkatkan kerahasiaan data. ESP juga dapat memiliki skema autentikasi dan perlindungan dari beberapa serangan dan dapat digunakan secara sendirian atau bersamaan dengan Authentication Header. Sama seperti halnya AH, informasi mengenai ESP juga dimasukkan ke dalam header paket IP yang dikirimkan.
Beberapa perangkat keras serta perangkat lunak dapat dikonfigurasikan untuk mendukung IPSec, yang dapat dilakukan dengan menggunakan enkripsi kunci publik yang disediakan oleh Certificate Authority (dalam sebuah public key infrastructure) atau kunci yang digunakan bersama yang telah ditentukan sebelumnya (skema Pre-Shared Key/PSK) untuk melakukan enkripsi secara privat.

REFERENSI
She's Coded

Posting Komentar

Feel free to leave comments below

Lebih baru Lebih lama